🧫
Kenapa Testing itu Penting

Membuat percaya diri dengan kode kita

Hal ini akan membuat developer yang mengerjakan dan manajer yang bertanggung jawab akan merasa tenang saat kode akan dideploy ke production.

Walaupun tidak menjamin kode tidak akan ada masalah sama sekali, paling tidak kita sudah menangani berbagai kemungkinan yang terjadi.

Menimbulkan rasa code ownership

Kita sebagai developer akan merasa bertanggung jawab dengan implementasi yang telah dibuat dan akan merasa kode tersebut sebagai bagian dari "karya" kita.

Sehingga kita akan berusaha untuk menjaga agar kode tersebut sebagus dan sesempurna mungkin.

Terkesan memperlambat dalam jangka pendek tapi mempercepat dalam waktu panjang

Memang akan membuat pengerjaan fitur lain tertunda, tapi kedepannya misalnya saat ada refactor kita tidak perlu lagi mengetes manual jalannya aplikasi kita lagi karena case-case nya sudah kita handle saat testing.

Dan kadangkala dalam suatu project kita memiliki puluhan package yang terinstall, jika suatu saat kita mengupdate package tersebut kita bisa lebih tenang jika ada yang rusak karena akan diberitahu sedari awal jika sudah menggunakan testing.

Meminimalisir adanya bug sejak dini

Disaat kita mengimplementasikan testing, ada kalanya kita menemukan bug yang sebelumnya kita pikir tidak ada atau tidak ditemukan selama proses development. Sehingga hal ini juga akan mempermudah tugas tester / Quality Assurance.

Mendapatkan insight lain

Saat memikirkan case apa yang ingin kita test, kadang kala akan terpikir case yang tidak terpikir sebelumnya sehingga kita bisa memperbaharui kode kita sebelum di deploy.

Membantu dalam karir

Beberapa tempat saat interview akan mengecek apakah peserta cakap dalam melakukan testing.

Sehingga saat sesi test akan diminta menjelaskan atau mengimplementasikan testing pada suatu kode.